Tampilkan postingan dengan label MATERI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MATERI. Tampilkan semua postingan

Tema-Tema Kelas 3 dalam 1 tahun

Serdang, 29 Agustus 2015          9 : 45 WIB
Assalamualaikum. Wr. Wb

Alhamdulillah, kelas 3 sudah selesai dengan tema 1 tentang Perkembangbiakan Hewan dan Tumbuhan. Mulai 31 Agustus akan memasuki tema 2. Adapun Tema-Tema di kelas 3 sampai kenaikan kelas akan ada 8 tema. Diantaranya:

Semester 1

1. Perkembangbiakan Hewan dan Tumbuhan
2. Perkembangan Teknologi
3. Perubahan di Alam
4, Peduli Lingkungan Sosial

Semester 2

5. Permainan Tradisional
6. Indahnya Persahabatan
7. Energi dan Perubahannya
8. Bumi dan Alam Semesta

Itulah tema tema yang akan dipelajari selama belajar di kelas 3. Dengan Kurikulum 2013, anak-anak diharapkan untuk menjadi lebih aktif dalam mencari informasi dan ilmu pengetahuan melalui berbagai media, baik cetak maupun elektronik. Salah satu sumber belajar anak adalah buku siswa. Akan tetapi untuk tahun pertama ini buku siswa yang diberikan oleh pemerintah masih ada kekurangan hampir separuhnya. Mudah mudahan tema 2 dan seterusnya semua siswa dapat buku masing-masing,

Harapan dari pemerintah dan sekolah, orang tua turut berperan aktif dalam membimbing dan membantu siswa untuk belajar aktif. Penekanan di seolah adalah aspek sikap dan sosial siswa, sedangkan aspek pengetahuan dapat dipelajari diluar jam pembelajaran.

Begitu banyak sumber belajar yang dapat anak-anak gunakan dalam proses pembelajaran diantaranya lingkungan sekolah, rumah bahkan kepada orang tua.

Demikian sekilas tentang pembelajaran yang akan di lalui anak-anak selama kurang lebih 9 bulan ke depan. Semoga informasi ini berguna bagi bapak/ibu dalam membimbing dan mengarahkan anak-anak kita menjadi lebih baik. Amin

Wassalam


Share:

Makna Sumpah Pemuda

Sejarah Nasional Indonesia : Makna Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 yang sesungguhnya : Pelajaran SD SMP SMA

Sejarah Nasional Indonesia :  Makna Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 yang sesungguhnya : Pelajaran SD SMP SMA

Seperti biasa setiap tanggal 28 oktober kita selalu memperingati hari Sumpah Pemuda. Tetapi banyak pemuda sekarang yang melupakan makna yang sesungguhnya dari Sumpah Pemuda. Cool August coba membahas kembali sejarah nasional Indonesia Makna Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 yang sesungguhnya : kalau jamannya sekolah pasti ada di Pelajaran SD SMP SMA. 
Mungkin sebagian besar para pemuda Indonesia sudah banyak yang melupakan makna dan arti sumpah pemuda. Tidak seharusnya hal ini terjadi pada bangsa yang sedang tumbuh dan berkembang seperti negara indonesia ini. Karena negara yang besar adalah negara yang mampu menhormati jasa para pahlawannya. Termasuk jasa-jasa dan semangat para pemuda kita di era kelahiran kemerdekaan Indonesia.
Telah banyak kejadian-kejadian yang memperihatinkan dan bencana yang telah terjadi di negara tercinta kita ini, harusnya hal ini dapat menjadi tolak ukur evaluasi diri bangsa. Apakah bangsa kita ini sedang di uji atau bahkan sedang di azab oleh Allah SWT. Sebut saja kejadian-kejadian seperti banjir bandang di wasior, tsunami di kepulawan mentawai dan meletusnya gunung merapi di kabupaten sleman, yogjakarta. Telah banyak berjatuhan korban jika dari saudara-saudara kita setanah air, salah satunya adalah berita Mbah Maridjan Meninggal Dalam Posisi Sujud saat peristiwa meletusnya gunung merapi.
Ditengah-tengah berbagai penderitaan rakyat dan tingkat kemiskinan yang masih terus membayangi rakyat indonasia, masih saja ada sebagian para pemimpin negara dan wakil rakyat yang bersenang-senang keliling berbagai negara dengan kedok studi banding dan lain sebagainya.


Di hari sumpah pemuda ini, dan di tanggal 28 oktober hari ini, kiranya kita sebagai pemuda dan generasi masa depan harus kembali mengumpulkan semangat, jiwa nasionalisme dan bangkit menjaga dan mengawasi perjuangan bangsa kita dan para pahlawan dengan melakukan pengawasan dan berbuat lebih banyak terhadap negara kita.
Sudah saatnya kita bahu membahu menata masa depan guna membangun negeri kita tercinta ini, Indonesia….
Berikut ini adalah kilas balik sejarah Sumpah Pemuda – 28 Oktober, puluhan tahun yang lalu…
SOEMPAH PEMOEDA
Pertama :
KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGAKOE BERTOEMPAH DARAH JANG SATOE, TANAH AIR INDONESIA
Kedua :
KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA, MENGAKOE BERBANGSA JANG SATOE, BANGSA INDONESIA
Ketiga :
KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGJOENJOENG BAHASA PERSATOEAN, BAHASA INDONESIA
Djakarta, 28 Oktober 1928


Teks Soempah Pemoeda dibacakan pada waktu Kongres Pemoeda yang diadakan di Waltervreden (sekarang Jakarta) pada tanggal 27 – 28 Oktober 1928 1928.
Panitia Kongres Pemoeda terdiri dari :
Ketua : Soegondo Djojopoespito (PPPI)
Wakil Ketua : R.M. Djoko Marsaid (Jong Java)
Sekretaris : Mohammad Jamin (Jong Sumateranen Bond)
Bendahara : Amir Sjarifuddin (Jong Bataks Bond)
Pembantu I : Djohan Mohammad Tjai (Jong Islamieten Bond)
Pembantu II : R. Katja Soengkana (Pemoeda Indonesia)
Pembantu III : Senduk (Jong Celebes)
Pembantu IV : Johanes Leimena (yong Ambon)
Pembantu V : Rochjani Soe’oed (Pemoeda Kaoem Betawi)
Peserta :
  • Abdul Muthalib Sangadji
  • Purnama Wulan
  • Abdul Rachman
  • Raden Soeharto
  • Abu Hanifah
  • Raden Soekamso
  • Adnan Kapau Gani
  • Ramelan
  • Amir (Dienaren van Indie)
  • Saerun (Keng Po)
  • Anta Permana
  • Sahardjo
  • Anwari
  • Sarbini
  • Arnold Manonutu
  • Sarmidi Mangunsarkoro
  • Assaat
  • Sartono
  • Bahder Djohan
  • S.M. Kartosoewirjo
  • Dali
  • Setiawan
  • Darsa
  • Sigit (Indonesische Studieclub)
  • Dien Pantouw
  • Siti Sundari
  • Djuanda
  • Sjahpuddin Latif
  • Dr.Pijper
  • Sjahrial (Adviseur voor inlandsch Zaken)
  • Emma Puradiredja
  • Soejono Djoenoed Poeponegoro
  • Halim
  • R.M. Djoko Marsaid
  • Hamami
  • Soekamto
  • Jo Tumbuhan
  • Soekmono
  • Joesoepadi
  • Soekowati (Volksraad)
  • Jos Masdani
  • Soemanang
  • Kadir
  • Soemarto
  • Karto Menggolo
  • Soenario (PAPI & INPO)
  • Kasman Singodimedjo
  • Soerjadi
  • Koentjoro Poerbopranoto
  • Soewadji Prawirohardjo
  • Martakusuma
  • Soewirjo
  • Masmoen Rasid
  • Soeworo
  • Mohammad Ali Hanafiah
  • Suhara
  • Mohammad Nazif
  • Sujono (Volksraad)
  • Mohammad Roem
  • Sulaeman
  • Mohammad Tabrani
  • Suwarni
  • Mohammad Tamzil
  • Tjahija
  • Muhidin (Pasundan)
  • Van der Plaas (Pemerintah Belanda)
  • Mukarno
  • Wilopo
  • Muwardi
  • Wage Rudolf Soepratman
  • Nona Tumbel
Catatan :
Sebelum pembacaan teks Sumpah Pemuda diperdengarkan lagu”Indonesia Raya” gubahan W.R. Soepratman dengan gesekan biolanya.
  1. Teks Sumpah Pemuda dibacakan pada tanggal 28 Oktober 1928 bertempat di Jalan Kramat Raya nomor 106 Jakarta Pusat sekarang menjadi Museum Sumpah Pemuda, pada waktu itu adalah milik dari seorang Tionghoa yang bernama Sie Kong Liong.
  2. Golongan Timur Asing Tionghoa yang turut hadir sebagai peninjau Kongres Pemuda pada waktu pembacaan teks Sumpah Pemuda ada 4 (empat) orang, yaitu :
  • Kwee Thiam Hong
  • Oey Kay Siang
  • John Lauw Tjoan Hok
  • Tjio Djien kwie
Mari kita lanjutkan perjuangan dimasa lalu. Semangat pemuda Indonesia...!!!!
Share:

Makna SOEMPAH PEMOEDA

 
Kembali kita ke masa 84 tahun silam. Kegagalan dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia membuat mereka sadar bahwa rasa nasionalisme harus dipadukan. Karena itu, diadakanlah Kongres Pemuda I dan II. Mereka menjadi satu, menjadi “Pemuda Indonesia”.
Sejarah mencatat bahwa Sumpah Pemuda merupakan perwujudan dari rumusan rapat pemuda-pemudi Indonesia atau dikenal dengan Kongres Pemuda. Dalam rapat pertama, 27 Oktober 1928, di Gedung Katholieke Jongenlingen Bond (KJB), Lapangan Banteng Jakarta, meretaslah sebuah paradigma pemuda akan kebutuhan persatuan dan kesatuan. Mereka menyadari bahwa sejarah bangsa, bahasa, hukum adat, pendidikan, dan kemauan bangsa inilah yang akan mengubah nasib bangsa kita. Ahirnya, rapat kedua pada 28 Oktober 1928, meretaslah sebuah sumpah setia yang kemudian diperingati sebagai “Hari Sumpah Pemuda”.
Dengan mata terpejam, Wage Rudolf Supratman menggesek dawai biolanya melantunkan irama “Indonesia Raya” pada penutupan Kongres Pemuda II di Gedung Indonesische Clubhuis, Jalan Kramat Raya 106. Suasana haru, hening dan khidmat yang terjadi pada 28 Oktober 1928 seketika terasa di hati. Di ruang itu, untuk pertama kali diperdengarkan lagu kebangsaan Indonesia.
Kongres Pemuda II juga mengeluarkan putusan, azas berbangsa satu, bertanah air satu dan menjunjung tinggi bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan wajib dipakai seluruh perkumpulan kebangsaan Indonesia.
Sumpah Pemuda
  1. Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia.
  2. Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.
  3. Kami poetera dan poeteri Indonesia, mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.
Gagasan penyelenggaraan Kongres Pemuda berasal dari Perhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia (PPPI) yang kemudian dikenal sebagai momentum Sumpah Pemuda. Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 menjadi sejarah dan juga sebuah bukti bahwa
pemuda memiliki semangat yang tinggi dalam upaya perbaikan negerinya.
Sumpah Pemuda adalah salah satu tonggak sejarah yang penting bagi bangsa Indonesia. Seperti kita telah ketahui, ada tiga butir penting Sumpah Pemuda, yaitu bertanah air satu, berbangsa satu, dan berbahasa satu. Tiga hal ini merupakan faktor penting bagi negara kita. Bagaimana semangat pemuda dulu? Bagaimana pula kenyataan pemuda pada masa kini?
Disaat bangsa kita dilanda berbagai krisis di banyak bidang, amatlah penting bagi generasi muda untuk menyimak dan menghayati makna sumpah pemuda bagi kelangsungan hidup Indonesia. Sejarah telah menjadi kilas balik yang seharusnya dapat membanggakan setiap anak bangsa Indonesia, namun ada saja goresan hitam yang mewarnai perjalanan kehidupan berbangsa dan bernegara. Setiap detik ada berita terorisme, perkelahian antar suku bangsa, antar mahasiswa dan pelajar, hingga dekadensi moral dan akhlak.
Pada era globalisasi, semangat dan jiwa Sumpah Pemuda harus menjadi inspirasi untuk membangun kesadaran kolektif bangsa guna meningkatkan kualitas dan daya saing pemuda dengan tetap menjaga eksistensi pemuda dalam percaturan global. Pemuda dalam kehidupan global akan menjadi eksis apabila menunjukkan sebuah kapasitas kemandirian dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya sebagai generasi penerus bangsa.
Tidak bisa dibayangkan betapa kacaunya bangsa Indonesia ini jika pemimpin-pemimpin masa depan diambil dari anak-anak bangsa yang tidak memahami makna Sumpah Pemuda
Share:

Pengelompokkan Hewan dan Tumbuhan

Indikator  : Siswa dapat menjelaskan manfaat hewan/tumbuhan bagi kehidupan manusia/lingkungan
 
Makhluk hidup dapat di golongkan berdasarkan kesamaan- kesamaan yang dimiliki. Hewan dapat digolongkan berdasakan tempat hidupnya, jenis makanannya, penutup tubuhnya, cara geraknya dan lain-lain. Tumbuhan dapat digolongkan berdasarkan tempat hdupnya, bentuk akar, bentuk daun, bentuk batang dan lain-lain. Makhluk hidup juga dapat digolongkan berdasarkan kesamaan ciri khusunya. Berikut ini beberapa penggolongan makhluk hidup secara sederhana.
 Pengelompokkan Hewan


A. Pengelompokkan Hewan Berdasarkan tempat hidupnya
Berdasarkan tempat hidupnya hewan digolongkan menjadi hewan darat, hewan air, dan ampibi(di darat dan di air) . Berikut contoh hewan berdasarkan tempat hidupnya

  • Hewan yang hidup di darat Contoh : kambing, kucing, sapi, dan kerbau. 
  • Hewan yang hidup di air, Hewan air tawar (Hewan yang hidup di air tawar) Contoh : Pesut, Lele, Arwana, Koi,Mujair, dan Sepat. Hewan air laut (Hewan yang hidup di air laut) Contoh : Kakap, Tongkol, Lumba-lumba, Paus, dan Singa laut. Hewan air payau (Hewan yang hidup pada campuran air laut dan air tawar. Contoh : Bandeng dan udang windu
  • Hewan amfibi (hewan yang hidup didarat dan di air) Contoh : Katak dan Salamander

B. Pengelompokkan Hewan Berdasarkan jenis makanannya
Berdasarkan jenis makanannya, hewan dikelompokkan menjadi tiga yaitu herbivora, karnivora, dan omnivora. Herbivora adalah hewan pemakan tumbuhan, karnivora pemakan daging, dan omnivora adalah pemakan segala (tumbuhan dan binatang lain). Berikut ini contoh masing-masing kelompok hewan :

  • Herbivora (Hewan pamakan tumbuhan), contoh : Kambing, Sapi, Kerbau, dan Kuda 
  • Karnivora (Hewan pemakan daging), contoh : Kucing, Harimau, Anjing, dan Singa
  • Omnivora (Hewan pemakan tumbuhan dan binatang lain), contoh : Ayam, Bebek dan Musang

C. Pengelompokkan Hewan Berdasarkan penutup tubuhnya
 
Penggolongan hewan berdasarkan jenis penutup tubuhnya dapat dibagi menjadi hewan berkulit kering bersisik, kulit bersisik, kulit tipis berlendir, berbulu, hewan yang kerangkanya dari zat kitin, dan hewan yang kerangkanya dari zat kapur. Berikut contoh hewan berdasarkan penutup tubuhnya.

  • Kulit kering bersisik, Bangsa hewan melata, antara lain, kadal, bunglon, ular, kura-kura, cecak, biawak, buaya, dan trenggiling. 
  • Kulit bersisik, Bangsa ikan, antara lain, ikan mujair,, bandeng, kerapu, kakap, tuna tak bersisik, arwana, dan oskar. 
  • Kulit tipis berlendir, Bangsa amfibi, antara lain, katak dan salamander.
  • Kulit berbulu atau kulit berambut Bangsa burung, antara lain, elang, bebek, kenari, merpati, betet, ayam, belibis, burung hantu, rajawali, dan burung dara.  Bangsa hewan buas dan hewan rumah, antara lain, harimau, singa, serigala, anjing, dan kucing.  Bangsa hewan yang berjalan di atas kuku kakinya, antara lain kambing, kerbau, banteng, sapi, kuda, dan domba.
  • Kerangka luar dari zat kitin, Bangsa serangga, antara lain, belalang, rayap, lalat, capung, lebah, dan walang sangit.  Bangsa udang, antara lain, kepiting, ketam, dan udang.  Bangsa laba-laba, antara lain, tungau, kalajengking, laba-laba, dan caplak. 
  • Kerangka luar dari zat kapur ,(cangkang) Bangsa kerang, antara lain, siput dan kerang.

D. Pengelompokkan Hewan Berdasarkan cara geraknya
Berdasarkan cara geraknya hewan digolongkan menjadi : berenang, terbang, berjalan, melompat, melata, memanjat, dan bergelantungan. Berikut contoh hewan berdasarkan cara geraknya.

  •  Berenang menggunakan siripnya, antara lain, paus dan lumba-lumba
  • Terbang menggunakan sayap, antara, lain, kupu-kupu, burung, kumbang, belalang, lebah, dan capung,
  • Berjalan dengan kakinya, antara lain, ayam, burung, itik, angsa, kuda, dan gajah
  • Melompat, antara lain, katak, kelinci, dan kanguru
  • Melata, antara lain, ular, cacing, dan buaya
  • Memanjat dengan kedua tangan dan kakinya, antara lain, beruk
  • Bergelantungan dengan kedua tangan dan kakinya, antara lain, kera dan orangutan

E. Pengelompokkan Hewan Berdasarkan cara berkembangbiaknya
Berdasarkan cara berkembangbiaknya hewan digolongkan menjadi lima golongan, yaitu ovipar, vivipar, ovovivipan, membelah diri, dan bertunas. Berikut contoh hewan berdasarkan cara berkembangbiaknya.

  • Ovipar (Hewan yang berkembangbiak dengan cara bertelur), contoh : Ayam, Bebek, dan Angsa 
  • Vivipar (Hewan yang berkembangbiak dengan cara beranak), contoh : Kambing, Sapi, gajah, dan Kuda
  • Ovovivipar (Hewan yang berkembangbiak dengan cara bertelur dan beranak) , contoh : Buaya dan Ular.
  • Bertunas, contohnya hydra;
  • Membelah diri, contohnya amoeba dan bintang laut.

F. Pengelompokkan Hewan Berdasarkan cara bernafasnya
Berdasarkan cara bernapasnya hewan digolongkan menjadi hewan yang bernapas dengan insang, trakhea, paru-paru, kulit, dan bernapas dengan paru-paru dan kulit. Berikut ini contoh hewan berdasarkan cara bernafasnya.

  • Hewan yang bernafas dengan insang, contoh : Ikan
  • Hewan yang bernafas dengan trakhea, contoh : Kupu –kupu, Lebah, belalang, dan semut
  • Hewan yang bernafas dengan paru-paru Contoh : Tikus, Kelelawar, Ular, Lumba-lumba, dan Paus
  • Hewan yang bernafas dengan kulit, contoh : cacing tanah
  • Hewan yang bernafas dengan paru-paru dan kulit, contoh : Katak

Disekitar kita ada hewan liar dan hewan peliharaan. Apa itu hewan liar dan hewan peliharaan ?. Berikut penjelasan dan contoh hewan peliharaan dan hewan liar.

  • Hewan liar artinya hewan yang tidak dipelihara orang dan hidup bebas. Contoh : katak, Nyamuk, Cicak, dan Ular. 
  • Hewan peliharaan artinya hewan yang dipelihara manusia. Contoh : Ayam, Itik, Kambing, dan Sapi

Hewan Liar ada yang menguntungkan dan ada yang merugikan. Berikut contoh hewan liar yang merugikan dan menguntungkan :

  • Hewan liar yang menguntungkan, Contohnya : Cacing tanah, Katak, dan Cicak.   
  • Hewan liar yang merugikan, Contohnya : Lalat, Nyamuk, dan Kecoak.

Pengelompokkan Tumbuhan

A. Pengelompokkan tumbuhan berdasarkan bunganya 

  • Tumbuhan berbunga. Tumbuhan berbunga pada umumnya tubuhnya memilki : akar, batang, daun, bunga, buah, dan biji. Tumbuhan berbunga berkembang biak dengan biji atau tunas. Contohnya : anggrek, mangga, pohon jati, siwalan, dan lain-lain. 
  • Tumbuhan tidak berbunga. Tumbuhan tidak berbunga tidak memiliki bunga, buah, dan biji. Tumbuhan tidak berbunga berkembang biak dengan spora yang terletak di balik daunnya. Contohnya : suplir, paku tanduk rusa dan lain-lain.
B. Pengelompokkan tumbuhan berdasarkan bijinya
  • Tumbuhan berkeping Satu (Monokotil). Artinya : tumbuhan yang bijinya berkeping satu. Contohnya : padi, jagung, kelapa, pisang, bawang, dan lain-lain.
  • Tumbuhan berkeping Dua (Dikotil). Artinya : tumbuhan yang bijinya berkeping dua Contohnya : tomat, kacang-kacangan, jeruk, dan lain-lain.
C. Pengelompokkan tumbuhan berdasarkan akarnya
  • Tumbuhan berakar tunggang. Akar tunggang memiliki akar poko. Akar poko bercabang-cabang menjadi bagian akar yang lebih kecil. Akar tunggang dimiliki oleh tumbuhan dikotil. 
  • Tumbuhan berakar serabut. Akar serabut berbentuk seperti serabut/ sabut. Bagian ujung dan pangkal akar berukuran hampir sama. Akar serabut dimiliki oleh tumbuhan monokotil.
D. Pengelompokkan tumbuhan berdasarkan batangnya
  • Tumbuhan batang basah. Tumbuhan batang basah memiliki batang yang lunak dan berair. Contohnya : bayam, ketela rambat, dan lain-lain. 
  • Tumbuhan batang berkayu. Tumbuhan batang berkayu memiliki batang yang keras dan berkayu. Hal ini karena adanya kambium, yaitu bagian di dalam batang yang hanya dimiliki oleh tumbuhan batang berkayu. Batang berkayu dimiliki oleh tumbuhan dikotil. Contohnya : pohon jati, jambu, nangka dan lain-lain. 
  • Tumbuhan batang rumput Tumbuhan batang rumput mempunyai ruas-ruas yang tampak jelas dan biasanya berongga. Batang berkayu dimiliki oleh tumbuhan monokotil. Contohnya : jagung, padi, rumput gajah, dan lain-lain.
E. Pengelompokkan tumbuhan berdasarkan daunya 

  • Bertulang daun menyirip. Bentuk tulang daunnya seperti sirip ikan. Tumbuhan bertulang daun menyirip dimiliki oleh tumbuhan dikotil. Contoh : daun mangga, jambu, dan lain-lain. 
  • Bertulang daun menjari. Bentuk tulang daunnya seperti kelima jari tangan. Tumbuhan bertulang daun menjari dimiliki oleh tumbuhan dikotil. Contoh : daun pepaya, singkong, dan lain-lain. 
  • Bertulang daun sejajar. Bentuk tulang daunnya seperti garis-garis lurus yang sejajar. Tumbuhan bertulang daun sejajar dimiliki oleh tumbuhan monokotil. Contoh : daun jagung, padi, dan lain-lain. 
  • Bertulang daun melengkung Tumbuhan bertulang daun melengkung berbentuk seperti garis garis lengkung. Dimiliki oleh tumbuhan monokotil. Contoh : daun enceng gondok, daun katak, melati air, dan lain-lain.

F. Pengelompokkan tumbuhan berdasarkan tempat hidupnya

  • Tumbuhan yang hidup di darat. Contoh padi jagug rambutan.
  • Tumbuhan yang hidup di air. Contoh eceng gondok dan teratai.
  • Tumbuhan yang hidup menumpang pada tumbuhan lain. Contoh benalu dan anggrek 

Pengelompokkan Hewan dan Tumbuhan Berdasarkan Kesamaan Ciri Khusus
A. Hewan: Pengelompokan Hewan Berdasarkan Kesamaan Ciri Khusus

  • Kucing dan burung hantu: mempunyai penglihatan yang tajam.
  • Cecak, kadal, dan tokek: jari kaki berperekat.
  • Sotong dan cumi-cumi: mempunyai tentakel untuk bergerak.
  • Kalajengking dan tawon/lebah: mempunyai sengat di ekor.
  • Ayam dan bebek: pelindung tubuh berupa bulu.
  • Kangguru dan koala: mempunyai kantong di perut.
  • Bebek dan angsa: permukaan tubuh dilapisi bulu dan kaki berselaput.
  • Harimau, sapi, kambing, dan kelinci: jumlah kaki yang sama.
  • Katak, ikan, dan buaya: berkembang biak dengan ovipar.
  • Ikan hiu, penyu, udang karang, dan paus: tempat hidup di laut.
  • Kangguru, katak, dan kelinci: bergerak dengan melompat.
  • Capung, lalat, dan belalang: mempunyai tiga pasang kaki.
  • Kijang, kelinci, kerbau,  belalang: jenis makanan sama,yaitu tumbuhan.
  • Katak, ikan, ayam, dan itik:  berkembang biak dengan ovipar.

B. Tumbuhan: Pengelompokan Hewan Berdasarkan Kesamaan Ciri Khusus

  • Eceng gondok dan teratai: batang berongga.
  • Kantong semar dan venus: menangkap serangga sebagai makanan.
  • Mawar dan putri malu: batang berduri.
  • Pohon durian dan nangka: kulit buah berduri
  • Tebu, jagung, padi, dan pandan: bentuk tulang daun sejajar.
  • Bayam dan pacar air: berbatang lunak.
  • Pepaya, singkong, anggur: tulang daun menjari.
  • Eceng gondok, teratai, kangkung, dan semanggi: tempat hidup di air.
  • Jahe, kunyit, lengkuas, temulawak: berkembang biak dengan rhizoma.
  • Suplir, paku tanduk, dan paku: berkembang biak dengan spora.
  • Jati, randu, mahoni, kedongdong:  berkembang biak dengan bi
Share:

TOKOH-TOKOH PENTING DALAM SUMPAH PEMUDA

Peristiwa pada 28 Oktober 1928 merupakan salah satu tonggak sejarah penting bangsa Indonesia. Deklarasi kaum pemuda yang terjadi di Jakarta itu, dikenal dengan Sumpah Pemuda. Deklarasi Sumpah Pemuda menghasilkan tiga poin penting.Berikut ini adalah tiga poin penting Sumpah Pemuda.
1. Kami poetra dan poetri Indonesia mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah air Indonesia.
2. Kami poetra dan poetri Indonesia, mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.
3. Kami poetra dan poetri Indonesia mengjoenjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia. Keputusan tersebut tentu tidak lepas dari peran tokoh-tokoh Sumpah Pemuda.

1. Soenario

Soenario adalah seorang pengacara yang aktif membela para aktivis kemerdekaan Indonesia melawan penjajah. Dalam event tersebut, ia menjadi penasihat panitia sekaligus sebagai pembicara.


2. J. Leimena



J. Leimena merupakan mahasiswa aktivis, ketua organisasi Jong Ambon, dan tentunya tergabung dalam panitia kongres.


3. Soegondo Djojopoespito


Tidak banyak yang tahu bahwa inilah ketua panitia kongres bersejarah tersebut. Soegondo merupakan aktivis pendidikan, yang kost di rumah Ki Hajar Dewantara.


4. Djoko Marsaid
Djoko Marsaid merupakan wakil ketua panitia kongres, sekaligus ketua organisasi Jong JavaUntuk  Gamabar/foto belum diketemukan sumbernya.

5. M. Yamin


Muhammad Yamin adalah seorang penyair yang merintis gaya puisi modern di Nusantara. Ia salah satu aktivis yang gencar mengusung bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional di acara Sumpah Pemuda.


6. Amir Sjarifudin

Aktivis pergerakan anti-Jepang yang pernah terancam hukuman mati. Perwakilan dari Jong Batak ini banyak menyumbang pemikiran cerdas di Sumpah Pemuda.


7. Wage Rudolf Supratman
Seorang wartawan sekaligus pengarang, yang juga pandai bermain biola. Pada malam penutupan Sumpah Pemuda, ia memainkan sebuah lagu secara instrumental dengan biola (tanpa teks) yang kini kita kenal sebagai lagu kebangsaan Indonesia Raya.


8. Sm Mangoensarkoro

Tokoh bangsa yang berbicara di acara Sumpah Pemuda mengenai pentingnya pendidikan untuk anak bangsa.

9. Kasman Singodimedjo

Perinitis keberadaan Pramuka di Indonesia, sekaligus ‘bidan’ lahirnya Tentara Nasional Indonesia. Dikenal sebagai orator yang ulung.



Tokoh yang lain akan segera diupload ketika ada tmabahan nanti. Terima Kasih, Wassalam











Share:

ORGANISASI BUDI UTOMO (APA dan SIAPA)

Zaman Pergerakan Nasional

Kegagalan perjuangan rakyat yang bersifat kedaerahan, menyebabkan para pejuang kemerdekaan kita menyadari perlu ada kesatuan dan persatuan dalam melawan penjajah. Kesadaran itu terwujud dalam perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia yang bersifat nasional.
Beberapa soal berkaitan dengan Budi Utomo
 
-          Kapan masa pergerakan Nasional dimulai? (awal abad 20, tepatnya tahun 1908)
-          Sebutkan bebberapa organisasi pergerakkan nasional! (BU, SI, IP, PI, PNI, GAPI)
* Budi Utomo
- Kapan organisasi Budi Utomo dibentuk? (20 Mei 1908)
- Siapa pendiri Budi Utomo? (Dokter Wahidin Sudirohusodo)

- Apa latar belakang Budi Utomo didirikan? (keprihatinan trehadap nasib bangsa dan keinginan untuk memajukan pendidikan bangsa)
- Siapa ketua organisasi Budio Utomo? (Dokter Sutomo)

-Di mana Budi Utomo didirikan? (di Sekolah kedokteran Stovia, Kwitang, Jakarta)
- Apa tujuan Budi Utomo didirikan? (memajukan pendididikan penduduk pribumi)
- Siapa saja anggota dan pendukung Budi Utomo? (Kalangan priyayi dan cendekiawan Jawa)
- Di mana cabang-cabang Budi Utomo pada awal berdiri? (Jakarta, Bogor, Jogja, Magelang, Surabaya, dan Probolinggo)
- Apa kegiatan organisasi Budi Utomo? ( mengembangkan bidang pendidikan dan bidang kebudayaan , antara lain mengajarkan pengetahuan Bahasa Belanda)
- Mengapa dalam organisasi Budi Utomo diajarkan pendidikan Bahasa Belanda? (sebab saat itu bahasa Belanda sangat diperlukan terutama bagi penduduk Indonesia untuk menadapatkan kedudukan dan untuk meningkatkan taraf pengetahuan)
- Siapa sasaran bidang pendidikan dalam organisasi Budi Utomo? (golongan ningrat dan priyayi tingkat mennegah ke bawah)
- Apa kegiatan Budi Utomo selain mengembangkan bidang pendidikan dan kebudayaan? ( menerbitkan majalah bulanan)
- Apa nama majalah bulanan yang diterbitkan Budi Utomo? (Goeroe Desa)
-Bagaimana perkembangan Budi Utomo? (kurang mendapat dukungan masyarakat karena kurang merakyat)
- Apa pengaruh Budi Utomo terhadap kesadaran berpolitik bangsa Indonesia? (menumbuhkan benih semangat kebangsaan)
- Apa peranan Budi Utomo dalam perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia? (sebagai pelopor pergerakan nasional)
- Diperingati hari apa setiap tanggal 20 Mei? (Hari Kebnagkitan Nasional)
- Menagapa 20 Mei diperingati sebagai hari kebangkitan nasional? (karena sejak 20 Mei 1908 perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia bersifat nasional)
- Apa pengaruh peristiwa kebangkitan nasionla bagi bangsa Indonesia? (mengilhami tokoh-tokoh pejuang kemerdekaan untuk mendirikan organisasi pergerakan nasional)
 
Diatas adalah beberapa soal yang berkaitan dengan Organisasi Budi Utomo. Semoga bermanfaat.
Share:

SEJARAH UANG

MENGENAL SEJARAH UANG

            Sejak kapan manusia mengenal uang? Bisa jadi, ini merupakan salah satu dari banyak pertanyaan yang sering dikemukakan orang. Ensiklopedia bebas Wikipedia menulis tentang sejarah uang dangan kalimat:
"... pada mulanya, masyarakat belum mengenal  pertukaran, karna setiap orang brusaha memenuhi kebutuhannya dengan usaha sendiri. Manusia berburu jika lapar, membuat pakaian sendiri dari bahan-bahan sederhana, mencari buah-buahan untuk konsumsi sendiri, ungkapanya. Singkatnya, apa yang diperolehnya itulah yang bermanfaat untuk memenuhi kebutuhannya.
     Perkembangan selanjutnya menghadapkan manusaia pada kenyataan  apa yang diproduksi sendiri ternyata  tidsk cukup untuk memenuhi seluruh kebutuhannya. Untuk memperoleh barang-barang yang tidak dapat dihasilkan sendiri,  mereka mencari orang yang mau menukarkan  barang yang dimiliki dengan barang lain yang dibutuhkan  olehnya. Akibatnya muncullah sistem barter,  yaitu barang yang ditukar dangan barang.
        Namun pada akhirnya,  banyak kesulitan-kesulitan yang dirasakan dengan sistem ini. Diantaranya adalah kesulitan untuk menemukan  orang  yang mempunyai barang yang diinginkan, dan yang juga mau menukarkan barang yang dimilikinya serta kesulitan untuk memperoleh  barang yang dapat ditukarkan satu sama lainnya dengan nilai pertukaran yang seimbang  atau sama nilainya.
        Untuk mengatasinya,  mulailah timbul pikiran-pikiran untuk menggunakan banda-banda tertentu untuk digunakan sebagai alat tukar. Benda-benda yang ditetapkan sebagai alat pertukaran  itu adalah benda-benda yang diterima oleh umum ( generally accepted ), benda-benda yang dipilih bernilai tinggi ( sukar diperoleh atau memiliki nilai magis dan mistik), atau benda-benda yang merupakan kebutuhan primer sehari-hari, misalnya garam yang oleh orang Romawi digunakan sebagai alat tukar maupun sebagai alat pembayaran upah. Pengaruh orang Romawi tersebut masih terlihat sampai sekarang, orang Inggris menyebut upah sebagai salary yang berasal dari bahasa Latin salarium yang berarti garam. 
          Barang-barang yang dianggap indah dan bernilai, seperti kerang, pernah dijadikan sebagai alat tukar sebelum manusia menemukan uang logam.
          Namun, walau alat tukar sudah ada, kesulitan dalam pertukaran tetap ada. Kesuliatan-kesulitan itu  antara lain  karna benda-benda yang dijadikan  alat tukar belum mempunyai pecahan sehingga penentuan nilai uang , penyimpanan (storaage), dan pengangkutan (trasportation) menjadi sulit dilakukan  serta timbul pula kesulitan akibat kurangnya daya tahan banda-benda tersebut sehingga mudah hancur atau tidak tahann lama.
          Ketika manusia berpikir keras untuk bisa menemukan satu benda yang memenuhi  syarat untuk dijadikan "uang". Muncullah apa yang dinamakan uang logam yang terbuat dari emas dan perak. Logam tesebut dupilih  sebagai alat tukar karena memiliki nilai  yang tinggi sahingga digamari umum, tahan lama dan tidak mudah rusak, mudah dipecah tanpa mengurangi nilai, dan mudah dipindah-pindahkan. Logam yang dijadikan alat tukar karna memenuhi syarat -syarat  tersebut adalah emas dan perak.
       Uang logam emas dan perak juga disebut sebagai uang penuh (full bodied money) yang memiliki arti sebagai uan yang memeiliki nilai yang sesungguhnya atau nilai instrinsik (nilai bahan) dimana bahan memebuat uang sama dengan nilai nominalnya (nilai yang tercantum  pada mata uang tersebut). Pada saat itu, setiap orang berhak menempa uang, melebur, menjual, atau mamakainya, dan mempunyai hak tidak terbatas dalam menyimpan uang logam.  
         Sejalan dengan perkembangan perekeonomian, timbul kesulitan ketika perkembangan tukar-menukar yang harus dilayani dengan uang logam bertambah sementara jumlah logam mulia (emas dan perak) sangat terbatas sehingga nilainya kian lama kian tinggi. Ini sejalan dengan prinsip universal ekonomi dimana dimana ada permintaan tinggi sementara barang langka maka harganya akan menaik, dan juga sebaliknya. Selain itu, penggunaan uang emas dan perak ini juag idak menjawab pertukaran barang yang kecil-kecil alias yang murah, sehingga lama kalamaantimbullah ide untuk membuat uang kertas (promise money).
          Mula-mula uang kertas yang beredar merupakan bukti-bukti atas kepemilikan emas dan perak sebagai alat\  perantara untuk melakukan transaksi. Dengan kata lain, uang kertas yang beredar pada saat itu merupakan uang yang dijamin sepenuhnya atau 100% dengan emas atau perak yang disimpan dipandai emas atau perak, dan kapanpun bisa ditukar penuh dengan jaminannya.
          Pada oerkembanagan selanjutnya, ketika lembaga-lembaga atau institusi keuangan dalam bentuk yang sederhana sudah dibangun manusia,  maka uang kertas yang memiliki nilai nominal  tertentu dan lebih kecil ketimbang nilai emas pun kian digemari orang. Bisa jadi karna dianggap lebih praktis masyarakat tidak lagi menggunakan emas (secara langsung) sebagai alat pertukaran dan lebih menggunakan promise money alias surat utang tersebut sebagai alat tukar. 

Fungsi Uang

          Secara asasi, fungsi uang sebagai alat pembayaran atau pertukaran. namun ilmu ekonomi membagi fungsi-fungsi uang ini ke dalam dua kelompok besar yakni fungsi asli dan fungsi turunan.
Fungsi asli uang ada tiga yaitu: sebagai alat tukar, sebagai satuan hitung, dan sebagai penyimpan nilai. 
  1. Uang berfungsi sebagai alat tukar atau medium of exchange yang dapat mempermudah pertukaran. Orang yang akan melakukan pertukaran tidak perlu menukarkan dengan barang, karena antara lain dianggap tidak praktis,  tetapi cukup menggunakan uang sebagai alat tukar. Kesulitan-kesulitan pertukaran dengan cara barter dapat diatasi dengan pertukaran uang. 
  2. Uang juga berfungsi sebagai satu hitung (unit of account) karena uang dapat digunakan untuk menunjukkan nilai berbagai macam barang/jasa (alat penunjuk harga). sebagai alat satuan hitung, uang berperan memperlancar pertukaran.
  3. Uang berfungsi sebagai alat penyimpan niali (valuta) karena dapat digunakan untuk mengalihkan daya beli dari masa sekarang ke masa mendatang atau bersifat investasi. Ketika seorang penjual saat ini menerima sejumlah uang sebagai pembayaran atas barang dan jasa yang dijualnya, maka ia dapat menyimpan uang tersebut dalam waktu yang tidak terbatas untuk digunakan membeli barang dan jasa di masa mendatang.
            Selain ketiga hal di atas, uang juga memiliki fungsi lain yang disebut sebagai Fungsi Turunan. Fungsi turunan ini antara lain uang sebagai alat pembayaran, sebagai alat pembayaran utang, sebagai alat penimbun atau penimban kekayaan (modal), dan alat untuk meningkatkan status sosial.
        Dalam perjalanannya, uang yang tadinya berasal dari bahan yang sungguh-sungguh bernilai secara intrinsik, dikemudian hari diuabah dibuat dari bahan yang sesungguhnya tidak memiliki nilai seperti kertas dan juga logam jenis besi atau campuran namun masih secara penuh alias seratus persen didukung persedian emas dan perak. Namun dalam perjalanannya, dan ini lebih didasari kejahatan kaum Yahudi, uang dijadikan sebagai alat penjajahan dan tidak lagi diback up secara penuh oleh cadangan emas dan perak. Uang bukan lagi sebagai sekedar alat tukar namun telah dibelokkan menjadi salah satu instrumen utama alat penjajahan.
Share:

Popular Posts

Mengenai Saya

Statistik Blog

Cari Blog Ini

Recent Posts

MOTTO

Kecerdasan berfikir akan tercermin pada akhlak yang mulia

Orang yang berilmu akan lebih tinggi derajatnya

Kekayaan abadi adalah ilmu yang bermanfaat

Tak ada kata terlambat untuk belajar, belajar sampai tutup usia

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.